Panduan untuk 1M Potassium Phosphate Buffer Prep yang Efisien pada Ph 65

December 10, 2025
Perusahaan terbaru Blog tentang Panduan untuk 1M Potassium Phosphate Buffer Prep yang Efisien pada Ph 65

Dalam lingkungan laboratorium, para peneliti sering bergumul dengan persiapan larutan buffer yang membosankan.terkenal dengan kapasitas buffering yang luar biasa dan kelarutan air yang sangat baik, telah menjadi sangat penting di berbagai disiplin ilmu termasuk biologi molekuler dan botani.kecenderungan untuk bereaksi dengan ion logam tertentu (seperti kalsium dan magnesium) dan precipitate dalam larutan etanol menimbulkan tantangan eksperimen yang signifikanArtikel ini memberikan protokol rinci untuk menyiapkan 1M kalium fosfat buffer pada pH 6.5, menawarkan peneliti solusi yang dapat diandalkan untuk kebutuhan eksperimental mereka.

Sifat dan Aplikasi Buffer Kalium Fosfat

Buffer kalium fosfat, juga dikenal sebagai buffer Gomori, terdiri dari campuran monobasis kalium fosfat (KH2Kantor4) dan kalium fosfat dibasik (K)2HPO4Sistem penyangga ini menawarkan beberapa keuntungan: kapasitas penyangga yang lebih tinggi, kelarutan air yang tinggi, dan efisiensi biaya.Para peneliti harus menyadari bahwa buffer ini bereaksi dengan ion logam seperti kalsium dan magnesium, yang dapat menghambat aktivitas enzim, dan membentuk precipitates dalam larutan etanol

Meskipun keterbatasan ini, tampon kalium fosfat tetap menjadi bahan pokok dalam penelitian ilmiah.dan protokol pemurnian proteinpH buffer dapat disesuaikan dengan tepat dengan memodifikasi rasio dua komponen fosfatnya, membuatnya dapat disesuaikan dengan berbagai persyaratan eksperimen.

Langkah demi langkah Persiapan 1M Kalium Fosfat Buffer (pH 6.5)

Protokol berikut merinci persiapan satu liter tampon 1M kalium fosfat pada pH 6.5:

Reagen Berat molekul (g/mol) Jumlah (g) Konsentrasi akhir (mM)
Kalium dihidrogen fosfat (KH)2Kantor4) 136.09 95 698.067
Dipotassium hidrogen fosfat (K)2HPO4) 174.18 52.5 301.412

Protokol persiapan:

  • Persiapan awal:Tambahkan 800 ml air suling ke wadah yang sesuai.
  • Penghapusan KH2Kantor4:Tambahkan 95 g monobasis kalium fosfat ke air dengan terus-menerus mengocok sampai larut sepenuhnya.
  • Penghapusan K2HPO4:Masukkan 52,5 g dibasic potassium phosphate ke dalam larutan dengan terus aduk.
  • Pengaturan pH:Menggunakan pengukur pH yang dikalibrasi, atur larutan dengan hati-hati ke pH 6,5 dengan larutan asam klorida hidroklorat atau kalium hidroksida yang diencerkan.Lakukan penyesuaian secara bertahap dengan mencampur secara menyeluruh antara penambahan.
  • Penyesuaian Volume Akhir:Bawa larutan ke volume akhir satu liter dengan air suling dan aduk dengan baik.
  • Sterilisasi:Filter larutan melalui filter membran 0,22 μm untuk sterilisasi.
  • Penyimpanan:Simpan buffer yang disaring pada suhu kamar.
Pertimbangan Kritis
  • Kualitas Reagen:Gunakan reagen kelas analitik atau kemurnian yang lebih tinggi untuk mencegah gangguan eksperimen dari kotoran.
  • Kualitas air:Gunakan air destilasi atau air desionisasi berkualitas tinggi untuk menghindari masuknya kontaminan.
  • Kalibrasi pH Meter:Selalu kalibrasi pH meter dengan buffer standar sebelum digunakan.
  • Campuran:Pastikan pencampuran menyeluruh selama semua tahap persiapan.
  • Teknik aseptik:Mempertahankan kondisi steril yang ketat selama penyaringan.
  • Kondisi penyimpanan:Simpan dalam kondisi dingin dan gelap untuk menjaga integritas buffer.
Strategi Optimasi

Peneliti dapat meningkatkan efisiensi eksperimen dengan menyiapkan larutan baku terkonsentrasi (5M atau 10M) untuk pengenceran selanjutnya.Kisaran pH buffer dapat dimodifikasi dengan mengubah rasio komponen fosfatDalam eksperimen yang melibatkan proses sensitif logam, pertimbangkan untuk menambahkan EDTA sebagai agen chelating.Pengendalian suhu sangat penting untuk aplikasi sensitif pH.

Sistem Buffer Alternatif

Sementara buffer kalium fosfat melayani banyak aplikasi secara efektif, sistem buffer alternatif mungkin lebih disukai dalam keadaan tertentu.Tris buffer terbukti berharga ketika interferensi fosfat adalah masalah, sedangkan buffer HEPES menawarkan keuntungan untuk aplikasi kultur sel karena toksisitas selulernya yang lebih rendah.Pemilihan buffer harus dipandu oleh persyaratan eksperimental dan pertimbangan gangguan potensial.

Menguasai persiapan 1M kalium fosfat buffer pada pH 6,5 mewakili keterampilan laboratorium dasar.dikombinasikan dengan pemahaman tentang sifat dan keterbatasan buffer, memungkinkan peneliti untuk melakukan percobaan dengan percaya diri dan presisi.